http://jurnal.updkediri.ac.id/index.php/subset/issue/feed SUBSET - Jurnal Pendidikan Matematika dan Terapan 2024-06-13T09:45:41+07:00 LPPM Universitas Pawyatan Daha jurnal@updkediri.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Jurnal SUBSET</strong> adalah sebuah jurnal dari Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pawyatan Daha yang berisi tulisan ilmiah yang membahas berbagai aspek dari pendidikan matematika. Seperti teori belajar, metode mengajar, strategi pembelajaran yang efektif, dan lain sebagainya. <strong>Jurnal SUBSET</strong> juga berisi hasil penelitian atau studi kasus tentang pendidikan matematika, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan dalam bidang Pendidikan Matematika.</p> http://jurnal.updkediri.ac.id/index.php/subset/article/view/94 ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN TEORI NEWMAN DALAM MENYELASAIKAN SOAL KOMBINATORIK 2024-06-13T09:45:41+07:00 Kharisma Disti Winsaputri kharismadistiw@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi kombinatorika. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif, dimana penelitian ini mendeskripsikan hasil dari analisis dalam menyelesaikan soal &nbsp;berdasarkan Indikator kesalahan Newman. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 siswa semester III Pendidikan Matematika di Universitas Pawyatan Daha tahun akademik 2022/2023 . Instrumen yang digunakan yaitu tes uraian yang dianalisis dengan menggunakan inidkator kesalahan Newman pada materi kombinatorika serta dilakukan wawancara. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa, siswa melakukan 1) kesalahan membaca soal rata-rata sebesar 33.33%, yaitu siswa kurang mampu memahami informasi penting yang ada dalam soal, 2) Kesalahan memahami soal kombinatorika rata-ratanya adalah 36.66%, dimana siswa kurang mampu memahami makna dari soal tentang apa yang ditanyakan, 3) Kesalahan Transformasi soal rata-rata sebesar&nbsp; 53.33%, yaitu siswa tidak dapat membuat pemodelan matematika, 4) Kesalahan ketrampilan proses rata-rata sebesar 60%, yaitu siswa melakukan kesalahan dalam perhitungan, 5) kesalahan penulisan jawaban akhir rata-rata sebesar 66.6%, yaitu siswa kurang tepat dalam menuliskan jawaban akhir.</p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 SUBSET - Jurnal Pendidikan Matematika dan Terapan http://jurnal.updkediri.ac.id/index.php/subset/article/view/92 Pemahaman Gen Z Terhadap Sejarah Matematika 2024-06-06T11:45:12+07:00 Ajeng Nurul As Sajdah ajeng.nas@gmail.com Phila Pramesthy philaprm@gmail.com Dimas Adi Prabowo dimasngtngt@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemahaman generasi Z terhadap sejarah matematika. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Pawyatan Daha angkatan 2020 dan 2021 yang telah mengambil mata kuliah sejarah matematika. Pemilihan subjek dilakukan dengan metode sampling jenuh, di mana jumlah sampel yang digunakan sama dengan jumlah populasi. Sampel yang digunakan masih tergolong generasi Z karena lahir di tahun 1997-2012. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi 20 butir pertanyaan. Dari hasil penelitian menyatakan bahwa sejarah matematika sangat penting untuk diterapkan dan diintegrasikan dalam proses pembelajaran matematika. Hal ini dapat ditunjukkan dengan perolehan persentase ketercapaian indikator pada pertanyaan positif sebesar 75%. Adapun pemahaman sejarah matematika menurut generasi Z yakni 74% dapat menumbuhkan sikap antusiasme, keterampilan dan kepercayaan diri dalam proses pembelajaran, 84% dapat dijadikan strategi dalam proses pembelajaran, 74% menambah motivasi untuk mendalami ilmu matematika, 68% dapat membandingkan matematika dengan teknik masa kuno dan teknik masa kini, 58% dapat mengenal sedikit banyak asal usul matematika dan 84% lebih tahu mengenai tokoh dibalik rumus-rumus yang digunakan dalam matematika. Namun sebanyak 53% generasi Z masih memiliki minat yang rendah terhadap sejarah matematika dan 63% generasi Z memberikan pendapat sejarah matematika tidak mengubah kesan mereka dalam menilai matematika itu menakutkan.</p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 SUBSET - Jurnal Pendidikan Matematika dan Terapan http://jurnal.updkediri.ac.id/index.php/subset/article/view/93 PERSPEKTIF PHYLOGENESIS DAN ONTOGENESIS DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN ASPEK SEJARAH MATEMATIKA 2024-06-06T12:35:15+07:00 Silvi Mukhlisatul Jamiā€™ah silvijamiah10@gmail.com Rahmania Nur Pratiwi rahmaniakirana@gmail.com <p>Sejarah matematika membahas aspek sejarah konsep matematika sejak awal mulanya penampilan dan perkembangan selama berabad-abad. Memahami latar belakang mengapa konsep tertentu muncul dalam matematika, suatu inovasi dalam proses belajar mengajar materi dapat dikembangkan. Aspek sejarah konsep matematika dapat digunakan sebagai kegiatan penemuan kembali yang dipandu agar anak-anak dapat mempelajari konsep tersebut. Ide ini sejalan dengan apa yang tercantum dalam kurikulum 2013. Namun untuk diterapkan dalam kurikulum 2013, tidak ada kerangka kerja layak yang dapat digunakan untuk mengerjakannya. Salah satu perspektif yang bisa digunakan dalam implementasi ini adalah filogenensis dan entogenesis per spective. Dalam makalah ini adiskusi tentang bagaimana filogenesis dan ontogenesis dapat digunakan untuk mengimplementasikan sejarah dalam pengajaran matematika akan disajikan. Selain itu, contoh bagaimana sebuah sejarah dapat dijadikan acuan dalam pembelajaran yang disediakan.</p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 SUBSET - Jurnal Pendidikan Matematika dan Terapan